Iklan


PB Mathla'ul Anwar dan Kemnaker Jalin Kolaborasi Perluas Akses Kerja dan Wirausaha Masyarakat

Jejak Informasi News
Jumat, 09 Oktober 2026, 13.58.00 WIB Last Updated 2026-10-09T06:58:38Z

JAKARTA — Pengurus Besar Mathla'ul Anwar (PB MA) dan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) sepakat membangun kolaborasi strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperluas akses lapangan kerja, serta memperkuat kewirausahaan bagi masyarakat, khususnya generasi muda.

 

Komitmen tersebut terjalin dalam audiensi jajaran PB Mathla'ul Anwar dengan Menteri Ketenagakerjaan Prof. Yassierli di Kantor Kemnaker, Kamis (8/10/26). Rombongan PB MA dipimpin langsung oleh Ketua Umum Dr. KH. Jazuli Juwaini, MA, MM., didampingi Ketua Majelis Amanah KH. Embay Mulya Syarief, Ketua Majelis Fatwa Prof. KH. Syibli Sarjaya, Wakil Ketua Umum Bidang Kesos Muhammad Arif Kirdiat, SH., Sekretaris Jenderal H. Yanuar Arif Wibowo, SH., M.I.Pol., dan Bendahara Umum H. Ulfi Khadafi. Sementara itu, Menteri Yassierli didampingi Staf Khusus Prof. Sukro Muhab.

 

Mathla'ul Anwar Ingin Jadi Bagian Solusi

 

Ketua Umum PB MA, Dr. KH. Jazuli Juwaini, menyampaikan bahwa pertemuan ini merupakan langkah mempererat silaturahmi sekaligus membangun kerja nyata untuk kemajuan umat di bidang pendidikan, dakwah, dan sosial.

 

"Mathla'ul Anwar sebagai organisasi kemasyarakatan yang memiliki sejarah panjang merasa terpanggil untuk menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan masyarakat, termasuk di bidang pendidikan, ekonomi, dan sosial. Kami ingin program peningkatan keterampilan, kesiapan kerja, dan kewirausahaan dapat selaras dengan program-program Kementerian Ketenagakerjaan," ujar Jazuli.

 

Sementara itu, Ketua Majelis Amanah PB MA, KH. Embay Mulya Syarief, menegaskan pendidikan tidak hanya sekadar memberi ilmu, tetapi harus membekali generasi muda dengan keterampilan, kemandirian, dan daya saing.

 

"Kolaborasi ini menjadi langkah strategis agar ekosistem pendidikan Mathla'ul Anwar terhubung dengan kebutuhan dunia kerja dan pengembangan kewirausahaan. Harapannya, kerja sama ini tidak berhenti pada kesepahaman di tingkat pusat, tetapi diwujudkan dalam program nyata yang manfaatnya dirasakan masyarakat hingga ke daerah," harap Embay.

 

Kemnaker Buka Ruang Kemitraan Luas

 

Menteri Ketenagakerjaan Prof. Yassierli menyambut baik kehadiran jajaran PB MA dan menegaskan bahwa ormas merupakan mitra strategis pemerintah. Apresiasi juga disampaikan atas kepengurusan baru PB MA di bawah kepemimpinan KH. Jazuli Juwaini.

 

"Kemnaker tentu melihat ormas sebagai mitra strategis. Apalagi Mathla'ul Anwar memiliki massa, jaringan lembaga pendidikan, bahkan perguruan tinggi. Banyak hal yang bisa kita kolaborasikan," ujar Yassierli.

 

Berbagai program Kemnaker siap disinergikan dengan jaringan Mathla'ul Anwar, antara lain pelatihan keterampilan siap kerja dan kewirausahaan melalui Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP), penguatan Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas, serta pengembangan pendidikan vokasional di lingkungan sekolah Mathla'ul Anwar.

 

Sinergi juga mencakup penguatan kompetensi siswa SMK, penyelarasan kurikulum dengan kebutuhan dunia kerja, hingga pengembangan jalur pendidikan lanjutan melalui perguruan tinggi vokasi, termasuk Politeknik Ketenagakerjaan.

 

"Mathla'ul Anwar bisa menjadi pelopor sebagai organisasi kemasyarakatan yang mengembangkan pendidikan vokasional," tegas Menteri Yassierli.

 

Menuju Kerja Sama Nasional

 

Jazuli Juwaini menegaskan pihaknya siap mengambil peran aktif mendukung agenda nasional peningkatan kualitas SDM dan perluasan kesempatan kerja melalui jaringan pendidikan serta organisasi yang dimilikinya.

 

"Ini bukan hanya tentang Mathla'ul Anwar, tetapi bagaimana jaringan pendidikan dan kekuatan masyarakat dapat menjadi bagian dari solusi nasional. Kita ingin generasi muda memiliki keterampilan, memperoleh pekerjaan, dan jika memungkinkan mampu menciptakan lapangan kerja melalui kewirausahaan," ungkapnya.

 

Sebagai tindak lanjut konkret, kedua pihak sepakat menyusun Nota Kesepahaman (MoU) di tingkat nasional. Kerja sama ini diharapkan menjadi pintu masuk berbagai program bersama — mulai dari pelatihan kerja, pengembangan kewirausahaan, penguatan BLK Komunitas, hingga pendidikan vokasional di lingkungan Mathla'ul Anwar.

 

Melalui sinergi ini, PB MA dan Kemnaker berharap akses masyarakat terhadap keterampilan, kesempatan kerja, dan peluang usaha semakin terbuka lebar, sekaligus memperkuat peran organisasi kemasyarakatan dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia.

 

 

Komentar

Tampilkan

  • PB Mathla'ul Anwar dan Kemnaker Jalin Kolaborasi Perluas Akses Kerja dan Wirausaha Masyarakat
  • 0

Terkini

Topik Populer

Iklan