JAKARTA – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri di bawah pimpinan Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., menyiapkan sejumlah program kemitraan bersama komunitas ojek online (ojol) sebagai wujud nyata implementasi program Polantas Menyapa. Langkah strategis ini bertujuan mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat, serta meningkatkan keselamatan dan ketertiban berlalu lintas di jalan raya.
Pernyataan ini disampaikan dalam pertemuan dan audiensi dengan perwakilan komunitas ojol wilayah Jabodetabek yang digelar di Gedung Pusat Pelayanan Informasi Lalu Lintas (NTMC) Polri, Jakarta, pada Selasa (2/6/2026). Dalam kesempatan tersebut, Kepala Korlantas Polri secara resmi mengumumkan empat bentuk kerja sama strategis yang akan dikembangkan bersama para pengemudi ojol.
Pertama, pembentukan wadah komunikasi atau forum pertemuan rutin antara pihak kepolisian dengan perwakilan komunitas. Forum ini menjadi sarana utama untuk memperkuat koordinasi, saling berbagi informasi, serta menampung dan menyalurkan berbagai aspirasi, masukan, maupun kendala yang disampaikan langsung dari lapangan.
Kedua, penunjukan dan pembentukan Duta Keselamatan Lalu Lintas yang direkrut langsung dari kalangan pengemudi ojol. Para pengemudi yang dinilai aktif, konsisten, dan menjadi teladan dalam mengampanyekan budaya keselamatan serta tertib berlalu lintas akan mendapatkan apresiasi dan penghargaan resmi dari Korlantas Polri.
Ketiga, penyelenggaraan program edukasi dan pelatihan yang dilakukan secara berkelanjutan. Kegiatan ini mencakup pendampingan terkait pemahaman aturan lalu lintas hingga kemudahan urusan administrasi, seperti sosialisasi dan tata cara pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) yang sah dan sesuai ketentuan perundang-undangan.
Keempat, pengembangan sistem informasi berbasis aplikasi untuk mempercepat penyampaian informasi penting. Aplikasi ini nantinya memungkinkan komunikasi yang lebih cepat, mudah, dan langsung antara pihak kepolisian dengan seluruh anggota komunitas ojol di lapangan.
“Apabila sistem kami tidak bisa terintegrasi dengan aplikasi yang sudah digunakan penyedia layanan, kami akan membuatkan aplikasi khusus sendiri. Tujuannya semata-mata untuk mendukung aspek keamanan dan keselamatan pengguna jalan,” tegas Irjen Pol. Agus Suryonugroho.
Selain keempat program unggulan tersebut, Korlantas Polri juga berencana mengembangkan berbagai kegiatan sosial dan aksi kolaboratif lainnya. Hal ini dilakukan guna menempatkan komunitas ojol sebagai mitra strategis yang sejajar dan saling mendukung dalam menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, serta kelancaran lalu lintas.
Melalui berbagai inisiatif ini, Korlantas Polri menaruh harapan besar agar terbangun pola komunikasi yang lebih responsif, efektif, dan berkelanjutan. Sinergi ini diharapkan dapat menjangkau jutaan pengemudi ojol yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia demi terciptanya budaya tertib berlalu lintas yang lebih baik dan keselamatan bagi semua pihak.


